Bagaimana AI dapat membantu Pemerintah?

Bagaimana AI dapat membantu Pemerintah?

Bagikan Tulisan Ini:

Indonesia sedang bersiap untuk menyambut datangnya revolusi industri 4.0. Pemerintah telah menyiapkan “Making Indonesia 4.0” sebuah peta jalan mengenai strategi Indonesia dalam memasuki masa revolusi industri 4.0 yang diluncurkan pada Indonesia Industrial Summit 2018 bulan April 2018. Peta jalan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, dari institusi pemerintah, asosiasi industri, pelaku usaha, penyedia teknologi, maupun lembaga riset dan pendidikan (Kemenperin, 2018). Berikut adalah fokus lima teknologi industri 4.0 di dalam Making Indonesia 4.0: AR/VR, 3D Printing, Internet of Things (IoT), Robotika Canggih dan Kecerdasan Buatan.

Kelima teknologi ini dapat meningkatkan produktivitas dari sektor industri. Berdasarkan survei PWC (2016) 1 dari 3 perusahaan manufaktur di Amerika akan atau berencana menggunaan VR/AR dalam tiga tahun kedepan. Penggunaan VR/AR diharapkan mampu meningkatkan keamanan dari pekerja, mempercepat penciptaan produk baru, mengurangi biaya pelatihan dan meningkatkan produktivitas. Berikut adalah beberapa contoh dari pengunaan VR/AR dari di industri manufaktur: Manajemen pergudangan, desain dan pembuatan produk; melakukan pelatihan virtual; perencanaan virtual (Oldham, 2017). Selanjutnya, IoT juga dapat diterapkan untuk membantu sektor pertanian (IoTforall, 2018). Kunci utama dari peran IoT di dalam sektor pertanian adalah menghubungkan mesin dengan pertanian melalui jaringan digital. Model pertanian berbasis IoT akan meningkatkan pertumbuhan produktivitas petani, mengurangi limbah dan meningkatkan utilisasi (IoTforall, 2018).

Teknologi diatas dapat meningkatkan efisiensi maupun produktivitas dari sektor industri. Bagaimana peran dari teknologi 4.0 di Pemerintah sendiri? Apakah pemerintah dapat memanfaatkannya dengan maksimal? Jawabannya bisa. Teknologi seperti kecerdasan buatan, AR/VR, maupun IoT dapat dimanfaatkan oleh pemerintah pula. Berikut adalah beberapa contoh pemanfaatan teknologi tersebut

Manfaat Kecerdasan Buatan bagi Pemerintah

Kecerdasan buatan memiliki banyak potensi untuk meningkatkan kinerja dari Pemerintah dan mampu membantu memenuhi berbagai kebutuhan dari masyarakat dalam berbagai cara, dari manajemen lalu lintas, sistem jaminan kesehatan atau memproses berbagai laporan perpajakan (WEF, 2018). Pemerintah Inggris menjadi negara pertama yang bekerja sama dengan Center of the Fourth Industrial Revolution untuk menyusun panduan dalam mempromosikan penggunaan AI di dalam pemerintah (WEF, 2018).

Menurut Forbes Technology Council (2018), Pemerintah dapat bekerja dengan lebih efisien melalui teknologi kecerdasan buatan. Deloitte di tahun 2015 menulis laporan yang berjudul “AI-Augmented Government: Using Cognitive Technologies to Redesign Public Sector Work” untuk menelaah pemanfaatan AI di sektor pemerintah. Sebagai contoh Department of Homeland Security’s Citizenship and Immigration and Services menciptakan asisten virtual yang bernama, EMMA. EMMA memiliki kecerdasan sederhana yang dapat digunakan untuk menjawab berbagai pertanyaan terhadap departemen tersebut, dimana dalam sebulan terdapat setengah juta pertanyaan (Eggers et al. 2015).

Forbes Technology Council (2018) menjelaskan setidaknya terdapat 11 manfaat yang dapat diraih pemerintah Amerika dari pemanfaatan teknologi AI yaitu:

No

Manfaat Kecerdasan Buatan

Deskripsi

1

Case Loads

Terdapat banyak sekali backlogs di Pemerintah: request, permintaan akan aplikasi dan sebagainya. Sebuah “YesBots” yang berdasar kecerdasan buatan dapat membantu pemerintah dalam melaksanakan pekerjaan ini. (Timothy McGuire, Sound United)

2

Model Perekrutan secara Automasi

Kecerdasan buatan dapat digunakan dalam melaksanakan perekrutan pegawai. Model perekrutan berdasar kecerdasan buatan dapat membantu untuk melakukan jadwal interview secara otomatis, memitigasi bias di dalam proses perekrutan dan mempromosikan pekerja yang lebih beragam (Jon Bischke, Entelo)

3

Keamanan

Teknologi kecerdasan buatan dapat menciptakan lingkungan kerja di Pemerintah yang lebih aman. Sebagai contoh, kecerdasan buatan yang diaplikasikan dalam mobil otomatis dapat mengurangi probabilitas terjadinya kecelakaan di jalan raya (Anand Sampat, Datmo)

4

Cybersecurity

Cybersecurity merupakan sesuatu yang mulai tumbuh dan menimbulkan kecemasan bagi pemerintah dan perusahaan. Beruntungnya, kecerdasan buatan dapat membantu memprediksi, mencegah dan memitigasi risiko dari cybersecurity (Pavan Gorakavi, NetSPI)

5

Perpajakan

Kecerdasan buatan mampu mengkoordinasi analisis keuangan dari berbagai transaksi secara bersamaan untuk tujuan perpajakan. Penerapan kecerdasan buatan dapat menurunkan tingkat penghindaraan pajak dan meningkatkan penerimaan pajak hingga dua kali lipat (Nick Chandi, PayPie)

6

Response Filtering

Berapa banyak informasi dalam satu hari yang masuk ke platform pemerintah? Pastinya sangat banyak. Kecerdasan buatan dapat mendeteksi berbagai informasi tersebut yang dianggap penting dan tidak hanya sekadar spam (Dusting Henderlong, Threadless)

7

Mendeteksi Aktivitas Keuangan yang illegal

Pemerintah dapat memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendeteksi berbagai aktivitas keuangan yang ilegal dan dianggap tidak biasa seperti pencucian uang, pembiayaan teroris dan fraud (Darwin Romero, Applaudo Studios)

8

Membantu Manajemen Sumber Daya Pemerintah

Modernisasi manajemen sumber daya manusia pemerintah dapat dilakukan melalui peran dari kecerdasan buatan. Sebagai contoh, kecerdasan buatan dapat melakukan identifikasi terhadap pekerja yang mungkin mengalami cedera terkait pekerjaan sebelumnya atau membantu dalam menyortir dan meninjau aplikasi pekerjaan (Jason Gill, The HOTH)

9

Imitasi Perilaku Manusia

Kecerdasan buatan merupakan proses untuk mensimulasikan komputer untuk memiliki kapabilitas dalam meniru perilaku manusia (Rohan Pinto, 1Kosmos BlockID)

10

Mission-Critical Tasks

Drone yang didukung oleh kecerdasan buatan dapat membantu pemerintah dalam menjalankan berbagai misi-misi yang berbahaya, salah satunya dapat digunakan untuk melakukan survei pada lokasi di tempat bencana alam (Maciej Kranz, Cisco Systems)

11

Audit secara efisien

Kecerdasan buatan dapat membantu dalam proses audit secara cepat dan menghasilkan return on investment yang lebih baik pula. Namun, perlu diingat bahwa elemen manusia di dalam proses audit tersebut tetap harus digunakan (Luke Wallace, Bottle Rocket)

Sumber: Forbes Technology Council, 2018

Manfaat dari penerapan AI bagi pemerintah sangat banyak. Pemerintah Indonesia dapat meraih banyak keuntungan dari penerapan AI di pemerintahan. Investasi di bidang teknologi dan sumber daya manusia merupakan suatu keharusan agar pemerintah Indonesia semakin berkualitas dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Bagikan Tulisan Ini:

Penulis

Artikel Terkait:

Tinggalkan Komentar

Please Login to Comment